Jumat, 21 Maret 2014

Tingkat Kedisiplinan vs Prestasi Mahasiswa

Cihuy, nge post lagi nih.... eksis banget yah di blog minggu inii??
Iyalaaah, secara tugasnya mas Seta 1x pertemuan ada 4. cakep bener daahh :')
Tugas yang satu ini saya disuruh mencari tahu, sebenarnya ada hubungannya tidak sih antara mahasiswa yang datang tepat waktu dengan nilai IPK nya? Apakah iya kalo mahasiswa dateng pagi tuh pasti IPK nya baik? Nah.... mari kita bahas bersama.

Disiplin itu apa sih?
- taat pada peraturan yang telah dibuat
- latihan membentuk, menyempurnakan, dan meluruskan sesuatu
- adanya hukuman untuk melatih, dan memperbaiki diri

Fungsinya apa?
- menciptakan ketertiban
- adanya tanggung jawab atas kebebasan yang dimiliki
- cara pembentukan tingkah laku

Mari kita kaitkan dengan teori perkembangan milik Erick Erickson.
Ericson membagi perkembangan menjadi 8 tahap. Bagi mahasiswa, mereka masuk kedalam tahap ke 5 yaitu Identity vs Identity Confusion yang mencakup usia 12-18 tahun. Di usia ke 18 inilah individu mulai masuk kedalam perguruan tinggi, dan menjadi seorang mahasiswa. Mahasiswa pada dasarnya dalah sama. Sama-sama seorang murid yang mendapat pendidikan dan pengajaran dari seorang guru yang lebih dikenal dengan dosen. Namun yang membedakannya dengan masa sekolah adalah, bila dalam sebuah universitas, peraturan yang ada mengenai jam masuk kampus tidak se-ketat pada masa sekolah.
Bisa kita ingat bahwa saat bersekolah, bila waktu tepat menunjukkan pukul 7.00 artinya semua siswa harus ada dikelas, sisanya akan dinyatakan terlambat dan mendapat sanksi secara langsung oleh gurunya yang membuat anak tersebut malu/lelah saat menjalankan hukumannya. Lain halnya dengan saat kuliah. Dosen masih memberikan toeransi waktu keterlambatan, dan bila memang mahasiswa tersebut sudah melewati batas keterlambatannya, ia masih tetap boleh masu meskipun tidak diabsen. Tidak ada hukuman pasti yang akan diberikan dosen, karena mahasiswa dituntut untuk memiliki kesadaran atas dirinya sendiri.

Konsep inilah yang membuat ma-ba(mahasiswa baru) jadi 'nge gampangin'. "Selow ajaaa." Menjadi kata andalan kalau mereka sudah terlambat. Pada tahap umur ini, mereka juga sedang bingung untuk mencari identitas siapa dirinya sebenarnya. Lingkungan sekitar sangat berpengaruh bagi perkembangan individu di usia ini. Dalam satu tahun ini, individu kemudian akan beranjak ke tahapan selanjutnya yaitu Intimacy vs Isolation (usia 19-30). Di tahap ini, terbentuklah proses pembentukan relasi intim dengan orang lain. Individu usia ini akan membentuk sebuah kelompok pertemanan yang sehat, dan akrab yang intim dengan oang lain. Mereka akan lebih mengikuti apa yang peer group lakukan agar mereka bisa menjadi sama, satu golongan. (bila temannya terlambat, maka ikut terlambat juga.)

Sedangkan bila dilihat dari teori Bandura-Belajar Sosial, individu cenderung melakukan imitasi. Yang diimitasi adalah senior-senior yang sebelumnya memberikan sugesti yang kemudian tertanam dalam mindset mereka bahwa,"Kuliah mah selow, telat juga gapapa." Jadinya yah langgar teruuusss. Disiplin pun terbengkalai. Prestasi? Boro-boro. Pergaulan buruk merusak kebiasaan baik lohh. Jadi tingkat kedisiplinan mempengaruhi prestasi. Kalau dateng ke kelasnya aja udah telat, gimana bisa dia ikutin materi dengan baik, benar, dan fokus? IPK pun pasti teranam punah. (halah.) hahaha

Nah, itu tadi sih pendapat saya tentang pertanyaan,"Kenapa kok saat 12 tahun sekolah bisa disiplin, tapi pas mahasiswa engga?" dan pendapat tentang,"tingkat kedisiplinan mempengaruhi prestasi mahasiswa atau tidak."

Sekaraaaang, coba kita cocokkan dengan jurnal milik non Anne Ahira ini. dan hasilnyaaa....

COCOKK!!!
disiplin memang mempengaruhi prestasi.

Anne Ahira melakukan penelitiannya bukan terhadap mahasiswa, melainkan siswa. namun keduanya sama-sama membutuhkan kedisiplinan. Bahkan di tiap  tingkat pendidikan selalu dibutuhkan kedisiplinan.
Memang sihh pada awalnya akan ada pemaksaan dalam proses pendisiplinan, namun pada akhirnya, disiplin akan bermanfat bagi pembentukan karakter individu tersebut. Individu yang berhasil dimulai dari individu yang mau berdisiplin. Jadi kesimpulannya, kedisiplinan mempengaruhi prestasi mahasiswa.


Sumber:
www.psikologizone.com
http://www.anneahira.com/pengaruh-disiplin-terhadap-prestasi-belajar.htm
Santrock, Jhon W Life Span Development

Tidak ada komentar:

Posting Komentar