Senin, 09 Juni 2014

Catatan yang tertinggal... WAWANCARA

Ya ampunn, rabu kemarin sepertinya terlalu antusias buat kerjain makalah tentang Wayang, jadinya ketinggalan ngepost 1 materi deh nih.... Untung belum telat-telat banget ya sadarnya hehehe..

Materinya adalah :

WAWANCARA

wawancara merupakan suatu kegiatan yang melibatkan adanya interaksi verbal antara dua orang (Pewawancara dan narasumber) yang memiliki tujuan spesifik dan fokus pada area-area tertentu.

Menurut Khan & Cannel, wawancara adalah cara yang efektif untuk menggali informasi dari narasumber, karena dengan adanya panduan wawancara yang disiapkan pewawancara, maka pembicaraan tidak akan diluar dari topik. Berbeda hal dengan mengobrol biasa.

Steward mengatakan ada 3 ciri wawancara:
1.Ada 2 orang atau lebih. Yang terdiri dari pewawancara dan narasumber.
2.Ada tujuan wawancara dilakukan.
3.Ada kegiatan asking dan answering.

Elemen wawancara meliputi:
-Interaksi
-proses
-parties atau lawan bicara
-tujuan
-pertanyaan

Pertanyaan terdiri dari 2 jenis:
1.Open Questions (pewawancara lebih memberikan pertanyaan dengan diawali dengan 'bagaimana').
2.Close Questions (pewawancara memebrikan pertanyaan diawali dengan 'apakah').

Bagian-bagian dari wawancara meliputi:
1.Pembukaan
 Meliputi perkenalan diri, menjelaskan apa tujuan wawancara.

2.Isi
Meliputi bagaimana cara pewawancara memberikan pertanyaan agar jawaban yang diberikan narasumber sesuai dengan tujuan.

3.Penutup
Pewawancara memberikan kesempatan pada narasumber untuk bertanya bila ada yang ingin ditanyakan, kemudian menginformasikan kegiatan apa setelah wawancara ini.

Tujuan wawancara biasanya meliputi: Konseling, pekerjaan, hubungan dengan sosial.

Berwawancara sama dengan melakukan sebuah interaksi. Interaksi tersebut terdiri dari:
1.Similiaritas
yakni, antara pewawancara dan narasumber memiliki persamaan norma, budaya, pengalaman, sikap.

2.Inklusi atau Involment
yakni, pewawancara dan narasumber memang mau terlibat wawancara (biasanya terkadang ada yang tidak mau).

3.Afeksi atau Liking
yakni, pewawancara dan narasumber harus saling menghargai, dan mencoba menciptakan kenyamanan.

4.Kontrol atau dominan
yakni, pewawancara harus bisa jadi pengontrol. Yaitu bila pembicaraan narasumber mulai keluar dari fokus tujuan, pewawancara harus bisa mengarahkan kembali agar tetap berjalan sesuai tujuan.

5.Trust
yakni, antara pewawancara dengan narasumber harus saling percaya dan dapat diandalkan untuk tidak asal menyebarkan hasil wawancara, terutama bila informasinya bersifat privasi.

Dan yang terakhir.... How to behave ???
S-O-L-E-R
Squarely
Open
Lean Forward
Eye Contact
Relax.

SssssEeeeeeKkkkkkkkkkIiiiiiiiiAaaaaaaaaaNnnnnn... Sekian dan terimakasihhh ^^v

Rabu, 04 Juni 2014

Ceritanya Lagi Rajin... WAYANG di INDONESIA (ada dalam makalah)

hari ini banget ! psikodiagnostik dimajuin jadi jam 9 pagi, dengan dosen tamu yang bernama mas Bingar Suharjono. 
siapakah dia? 
Ia adalah orang yang ahli dalam bidang pewayangan. 
Selama mata kuliah ini, ia menjelaskan, serta memberikan slide mengenai latar belakang, sinopsis cerita, dan karakter-karater wayang itu sendiri. 

Hari ini juga, kami diberi tugas baru yang masih hangat nih, untuk membuat makalah mengenai wayang !!!
Jadiii, ceritanya sekian dulu ya, karena abis ini mau buat makalah, dan dikirim email ke mas Seta. 
semoga bener yaahhh makalahnyaaa..

Ohya, minggu depan untuk mata kuliah ini, materinya adalah diberikan lagi tes psikologis oleh mas Seta. asikkk asiiikkk. 
Sampai minggu depan!!!