Anywaaayy, Hell-oow, terimakasih telah berkunjung ke 4 kalinya di blog ku inii, coba dilihat dikanan kiri, ada yang berubah looh udah ada jam nya sekarang *abis diajarin temen* hahaha~
Okeyy, Di review kali ini sistem penyampaian materinya hampir sama kayak review jumat kemarin. Karena, di pertemuan matkul Psikologi Kognitif 20 mei '13 kemarin, ada 3 kelompok yang tampil mempresentasikan hasil kerja kelompoknya. Dann itu pertanda, roman-romannya senin besok bakal kebagian giliran kelompok aku dah yang presentasi -___- wish us luck !
yakk mari kita masuk ke topik pertama di review ini.........
Decision Making
itulah topik yang menjadi bagian presentasi kelompok Silmi, Ani, Imam, dan Hani.
di presentasi ini berhubung proyektornya lagi proses dipasangin, jadi aku cuma dapet nulis dikit aja nih -__-
mereka memaparkan pengertian Decision Making menurut D.Angelis yaitu, "Proses kognisi yang tidak tergesa-gesa, yang terdiri dari tahapan-tahapan".
Menurut presentasinya, pengambilan keputusan banyak dikaitkan dengan pengaruh:
-persepsi
-ingatan
-pola pikir
-proses kognisi
-emosi,dan
-variabel-variabel kepribadian seseorang terhadap keputusan yang diambilnya.
Biasanya keputusan itu terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Yappp, itu kata kelompoknya Silmi dkk. Nah sekarang mari kita baca-baca tentang Decision Making....#kataMasSeta :D
> Decision Making akan bermula dari sebuah "Problem Analysis". Problem Analysis adalah kemampuan kita untuk menganalisis/mengidentifikasikan/menalar masalah terlebih dahulu.
>Faktor yang mempengaruhi Decision Making adalah, Prinsip Kerja Manusia.
Menurut teori Freud, manusia bekerja berdasarkan prinsip Pleasure atau kenikmatan. Yang tidak lain adalah ujung-ujungnya adalah menyenangkan diri sendiri.
Dinamika dalam teori Freud ini sudah sering kita dengar (bagi yang belajar Psikologi) hehehe yaitu ada : Id, Ego, Superego.
Hmm sedikit flash back penjelasan lagi dari Mas Seta mengenai 3 dinamika ini, dimana Id merupakan kinginan manusia untuk mencapai sesuatu tanpa memikirkan dampak/peraturan disekitarnya. Karena Id mau agar apa yang diinginkannya segera terpenuhi.
Superego. Superego terkadang bisa diibaratkan sebagai malaikat. dimana id adalah iblisnya. karena, dalam pemenuhan keinginannya, superego lebih cenderung ke permintaan-permintaan yang lebih wajar, karena dalam superego sudah terdapat aturan-aturan. Dan, dinamika yang terakhir...
Ego. adalah penyeimbang, dan juga perantara antara Id dengan Superego.
>Manusia memiliki cara berfikir. Cara berfikir manusia berdasarkan subyeknya terdiri dari 2 hal, yaitu:
1.Thing / Benda
2.People / Orang
Meskipun terdapat 2 subyek dalam cara berfikir manusia, namun kita sering kali lebih menggunakan subyek Thing/Benda dalam mengambil keputusan. Maka terkadang dampaknya lebih sering kepada People nya.
Demi mencapai kesejahteraan umat bersama (halah bahasanya) hehehe~. Maka, dalam pengambilan keputusan, dikaitkannya-lah dengan prefensi kepribadian yang berhubungan juga dengan Kognitif.
Orang-orang yang lebih suka mengambil keputusan dengan menggunakan subyek Thing, biasanya memiliki karakter analis. Sedangkan orang yang suka mengambil keputusan menggunakan subyek People, biasanya lebih suka dengan hal-hal yang detail, dan berkaitan dengan perasaan. Maksutnyaa ???
Nih...
Biasanya, orang-orang Ekstrovet itu, mengambil keputusannya menggunakan subyek People. Atau bisa juga people-list. Contohnya saja seorang bos.
Bos ini sudah tau pekerjaan karyawannya tidak benar, namun berhubung karena karyawan tersebut adalah teman lamanya, makanya bos tersebut tidak enak untuk mengeluarkan atau sekedar memberikan surat peringatan.
Sementaraa, bagi kaum-kaum Introvet, mereka lebih suka mengambil keputusan dengan subyek Thing. Atau bisa juga dikatakan Tasking-Oriented. Contonyaa, bos lagi.
Bos ini sudah tau pekerjaan karyawannya tidak benar. ia tetap akan memberikan surat peringatan kepada karyawannya itu meskipun ia adalah sahabat lamanya, bahkan bila karyawan tersebut tetap tidak bisa mengikuti peraturan kerja yang ada di perusahaan, bos itu akan mengeluarkannya.
>Selain melibatkan proses kognitif, Prefentif kepribadian juga terlibat dalam:
1.Cara kepemimpinan seseorang (People List , Tasking Oriented)
Seperti yang sudah dijelaskan pada contoh diatas
2.Intuiting , Searching
Orang yang Intuiting lebih bisa mengendalikan indra atau sense nya dalam mengambil keputusan. dia tidak terlalu membutuhkan data-data yang akurat. (ex. bagi orang yang percaya zodiak)
Orang yang Searching selalu membutuhkan data-data akurat dalam pengambilan keputusannya
3.Thingking , Feeling
Bagi Thinking-ers, mereka lebih suka akan keputusan dan hal-hal yang logis.
Dan bagi Feeling-ers, mereka lebih menggunakan perasaannya dalam mengambil keputusan
fyi, contoh dari kedua jenis ini bukan lah antara "pria dan wanita". karena gender sejauh ini tidak terbukti benar-benar mempengaruhi proses berpikir seseorang.
4.Prefentif (?) , Judge ing
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
ZZzzztt #kataMasSeta untuk materi Decision Making sampai disitu aja, sekarang kita beralih ke kelompok selanjutnya yang gilirannya presentasi.
Rayi.Lukman,Arman,Dang Ali, beserta Titi mempresentasikan materi berjudul "Kreativitas".
katanyaaa, kreativitas merupakan suatu aktivitas kognitif yang mengasilkan pandangan baru.
Menurut Wallas, terdapat 4 tahap dalam proses kreatif, yaitu :
1.Persiapan
2.Inkubasi
3.Iluminasi
4.Verifikasi
Dalam kreativitas, terdapat Teori Investasi Kreativitas yang berbunyi , "Bagi orang yang kreatifitasnya tinggi, maka ia dapat menghasilkan uang banyak".
Menurut Stanberg & Lubart, ada 6 atribut yang mendampingi kreativitas, yaitu :
1.Proses Intelegensi
2.Gaya Intelektual
3.Pengetahuan
4.Kepribadian
5.Motivasi
6.Konteks Lingkungan
dan, cara menambah kreativitas adalah dengan :
1.Mengembangkan pengetahuan dasar
2.Mencari analogi
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Setelah selesai presentasi, Mas Seta meminta kita semua untuk mengeluarkan selembar kertas, dan menggambar 1 orang dengan menggunakan bangun-bangun berupa lingkaran, segitiga, dan persegi.
Hasilnya gambarnya nanti yang akan dinyatakan adalah, bila :
1.lebih banyak bangun lingkaran, maka orang tersebut memiliki tingkat kreativitas yang tinggi
2.lebih banyak bangun segitiga, maka orang tersebut memiliki tingkat analisis tinggi, dan suka mempertimbangkan masalah berkali-kali untuk menyelesaikannya
3.lebih banyak bangun persegi, maka orang tersebut adalah orang yang taat pada aturan-aturan yang berlaku, namun kekurangannya, orang yang memiliki karakter ini haruslah diberi instruksi yang sangat jelas dan detail agar pengambilan keputusannya cepat.
Enaaah, sekarang kembali ke #kataMasSeta.
>kreativitas adalah, potensi dalam diri seseorang yang dapat dilatih tetapi tidak akan sebaik orang-orang yang memang memiliki bakat kreativitas sejak lahir.
>Musuh terbesar dalam kreativitas adalah "Fear". Orang yang kreatif, harus tidak mengenal kata Takut.
>Orang yang kreatif, adalah orang yang :
1.Tidak takut
2.Berani mengungkapkan pendapat
3.Tidak hanya menunggu instruksi dalam mengambil keputusan
>Lalu, Mas Seta kembali menjelaskna mengenai 6 atribut yang mendampingi kreativitas.
1.Proses Intelegensi
dalam proses ini, biasanya menggunakan pendekatan Intelegensi dari Howard
2.Gaya Intelektual
biasanya dicerminkan dari bentuk-bentuk dasar seperti segitiga, lingkaran, dan persegi
3.Pengetahuan
berkaitan dengan sejauh mana orang menguasai wawasan
4.Kepribadian
kepribadian memiliki 4 pasang, dimana terdapat 16 pendekatan kepribadian yang mempengaruhi kreativitas
orang intuiting : ex.orang yang suka menghayal --> lebih cenderung pada gaya intelektual lingkaran
orang sense-ing : ex.orang yan suka berfikir kritis --> lebih cenderung pada gaya intelektual segitiga, dan persegi
5.Motivasi
tergantung pada passion seseorang dalam mengerjakan sesuatu
6.Konteks Lingkungan
terdapat proses yang mempengaruhi lingkungan
---------------------------------------------------------------------------------------------------
fiuuh selesai juga nih review nyaa, sebenernya senin kemarin ada 3 kelompok yang maju untuk presentasi, namun karena kelompok terakhir sedikit mendadak, jadinya kelompok presentasi "Pembentukan Konsep" ini diundur presentasinya sampai senin besok.
Hemm mau tau cerita selanjutnya ?
tunggu postingan ke 5 minggu depan yahhhhh, sampai jumpaaa ~
********************************************************************************
Quote of this week :
Kebaikan, kebenaran, keadilan adalah mutlak. Bukan idealis.
-kataMasSeta-
********************************************************************************
Tuhan memberkati ! ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar